Subscribe

Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Wednesday, October 8, 2008

Lalu Lintas Web Padat Akibat Banyaknya Orang Cari Berita Finansial

Lalu Lintas Web Padat Akibat Banyaknya Orang Cari Berita Finansial

http://alexa.sub.cc
http://arthagading.blogspot.com/
SanFrancisco (ANTARA News) - Krisis finansial telah mendorong banyak orang mengunjungi laman internet untuk mencari berita finansial terbaru dan
berbagai tip mengenai bagaimana menyelamatkan investasi dan menghemat
biaya hidup rutin.
Kunjungan ke laman internet seperti Wall
Street Journal yang memfokuskan diri pada berita bisnis dan Yahoo
Finance yang berfokus pada berita ekonomi menciptakan rekor baru ketika
Kongres AS bersidang membahas paket dana talangan senilai 700 miliar
dolar untuk menghentikan pasar kredit dari kemungkinan meledak.


Pelacak internet comScore menyatakan kunjungan ke www.gasbuddy.com , yang mengarahkan para pengemudi ke stasiun pengisian bahan bakar yang
menampilkan rendahnya harga minyak, melonjak sebesar 30 persen dan
comScore memperkirakan kemungkinan terjadinya kenaikan lalu lintas ke
situs web keuangan dan barang-barang murah bila statistik September
turut dihitung pada pekan ini.

"Rubrik investasi kini sering
dikunjungi, karena banyak orang ingin mengetahui apa yang terjadi
dengan saham-saham," kata general manager Yahoo Finance, Mark
Interrante, kepada AFP.

"Kami terkesan dengan padatnya lalu
lintas internet. Orang tak hanya mengamati harga saham, tetapi
menanyakan apa yang sedang terjadi, bagaimana dampaknya terhadap mereka
dan di mana hal itu terjadi."

Wall Street Journal baru-baru ini melaporkan dua juta kunjungan sehari yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Kenaikan
pada lalu lintas mesin pencari boleh jadi terkait dengan
masalah-masalah ekonomi," kata Jeffrey Strain dari SavingAdvice.

FindHow.com,
sebuah laman internet yang diciptakan sebagai sumber bagi orang yang
ingin memperbaiki atau membangun sesuatu oleh mereka sendiri ketimbang
membayar profesional, melihat munculnya tsunami minat akibat krisis
pasar finansial.

Presiden FindHow, Dave Smith memperkirakan
situs miliknya pada bulan-bulan mendatang akan semakin kebanjiran
kunjungan dari pengguna yang ingin melakukan sesuatu oleh mereka
sendiri, sehingga tak perlu membayar tukang atau profesional.


Pemangkasan Bunga Tunjukkan Bankir Sentral Dapat Bertindak

http://iklan99.blogspot.com/
http://mediasumsel.blogspot.com/
London,
(ANTARA News) - Pemangkasan suku bunga yang terkoordinasi oleh bank
sentral di seluruh dunia kemungkinan tidak mengesankan pasar, namun
analis mengatakan itu menunjukkan pembuat kebijaksanaan itu memiliki
apa yang diperlukan untuk memandu perekonomian mereka selama gejolak
perekonomian.

Sebagaimana dilaporkan AFP, pemangkasan setengah
persentase poin oleh Federal Reserve AS, European Central Bank, Bank of
England dan bank-bank sentral di China, Swedia dan Swiss gagal
melindungi pasar-pasar modal di London, Paris dan Frankfurt, yang
seluruhnya mengalami penurunan lebih dari lima persen pada Selasa.

Namun
bagi sejumlah ekonom yang melihatnya dengan pandangan jangka panjang,
baik pemangkasan maupun pengumuman Inggris tentang rencana penyelamatan
bagi bank-banknya yang sakit membuktikan bankir dan pejabat bank
sentral berkeinginan untuk melakukan apapun yang diperlukan guna
memperbaiki stabilitas.

"Bersyukurlah kita memiliki pengalaman
dari Bernanke (pemimpin Fed), Paulson (Menkeu AS), dan King (Gubernur
Bank of England), serta juga ECB yang memiliki sejumlah orang yang
sangat baik di sana," kata Justin Urquhart-Stewart, direktur pemasaran
pada Seven Investment Management.

Pemangkasan suku bunga
merupakan "benar-benar yang kita perlukan, dan menerapkan pesan itu
bahwa ini adalah respons internasional yang terkoordinasi untuk situasi
yang sangat berbahaya," katanya.

"Kini kita mencapai `Defcon
One` dalam sistem perbankan, syukur kita telah menentukan reaksi yang
tepat, karena alternatif tidak mungkin," katanya menambahkan. "Defcon
One" merupakan tingkat siaga tertinggi militer AS.

Philip Shaw,
ekonom pada Investec Securities, kurang berlebih-lebihan dalam
dukungannya terhadap pembuat kebijaksanaan ekonomi dunia namun masih
berharap bahwa mereka dilengkapi dengan baik untuk menangani krisis
keuangan tersebut.

"Selama tiga setengah pekan lalu menunjukkan
bank sentral dan pemerintah memiliki keinginan untuk menempuh
langkah-langkah radikal," katanya kepada AFP.

"Saya tidak berpikir seseorang dapat benar-benar yakin tentang segalanya dalam situasi ini, namun kami benar-benar berharap."

Peter
Allwright, yang bersama-sama bertanggung jawab untuk dana investasi
senilai lebih dari 26 miliar dolar AS, menggambarkan pemangkasan bunga
itu "terlalu kecil, terlambat".

Namun ia juga menyatakan
keyakinan bahwa para pejabat dan bank sentral memiliki apa yang
diperlukan, dan menyalahkan pertengkaran politik dalam mengembalikan
hal itu.

"Kita memiliki sejumlah pegawai negeri dan bankir sentral yang sangat baik" di sleuruh dunia, kata Allwright, seraya
menambahkan, "Kita memiliki sejumlah polisi yang sangat buruk."

Financial
Times setuju pejabat global telah menunjukkan semangat mereka, dengan
mengatakan pemangkasan bunga "mengirimkan sinyal psikologis yang sangat
dibutuhkan: pembuat kebijaksanaan bekerja bersama bagi upaya
penyelamatan bersamaa."

Namun ketika para menteri keuangan dan
gubernur bank sentral kelompok tujuh negara-negara industri maju (G7)
bertemu pada Jumat di Washington, mereka harus membangun atas ini
dengan mempersembahkan "kerangka kerja yang kredibel dan terkoordinasi
untuk menyelesaikan krisis," katanya.

Dalam pemangkasan suku
bunga, bank-bank sentral menyoroti dalam pernyataan bersama bahwa
mereka telah bekerja sama dalam "aksi bersama yang tidak diduga
sebelumnya seperti provisi likuiditas untuk mengurangi ketagangan dalam
pasar keuangan" selama krisis.

Mereka mengatakan tekanan inflasi
telah berkurang ketika harga minyak dan komoditas lainnya jatuh yang
diakibatkan kehancuran kredit yang memangkas permintaan dan juga
"sejumlah pengurangan kondisi moneter global yang dijamin".

Namun, tidak semua analis memiliki harapan yang sama.

Julian
Jessop, kepala ekonom internasional pada Capital Economics,
mengingatkan "fakta bahwa bank sentral telah mengambil langkah yang
ekstim itu menggarisbawahi bagaimana kondisi pasar yang buruk telah
terjadi".

"Kami khawatir bahwa masih banyak perkejaan yang harus dilakukan," katanya kepada klien dalam catatan riset.

Meski
optimistis, Urquhart-Stewart juga menghentikan pernyataan bahwa
pemulihan penuh merupakan hal yang mungkin. "Pemulihan? Tidak.
Stabilisasi adalah yang kita harapkan," katanya


forum google international
PROFITRELOAD BISNIS POPULER
http://profitreload.com/?id=oliv


Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!

0 comments:

300x250