Subscribe

Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Monday, August 18, 2008

Planet Baru Berukuran Kecil Ditemukan di Tata Surya

Planet Baru Berukuran Kecil Ditemukan di Tata Surya

http://prodinar.blogspot.com/
http://www.investasibersama.com/?id=bravo
Washington
(ANTARA News) - Sebuah benda dari bebatuan serupa dengan komet dan
dikenal sebagai planet kecil telah ditemukan di tata surya, sekitar 3,2
miliar kilometer dari Bumi, dan penemuan ini bisa memberikan petunjuk
tentang pembentukan komet, para ilmuwan menyatakan Senin.

Planet kecil 2006 SQ373, yang garis tengahnya sekitar 96 kilometer,
jaraknya agak dekat dengan Bumi ketimbang dengan planet Neptunus dan
mengorbit Matahari dalam waktu 22.500 tahun dengan menempuh lintasan
sejauh 241 miliar kilometer, para peneliti dari Survei Langit Digital
Sloan mengumumkan dalam pertemuan para astronom di Chicago.

Berbagai planet besar, seperti Bumi dan Mars, mengelilingi Matahari
dalam orbit yang lebih bundar, namun benda langit tersebut memiliki
orbit lebih eliptik serupa dengan komet, tutur Andrew Becker, astronom
Universitas Washington yang mempimpin riset itu.

Orbitnya yang aneh sama dengan satu-satunya benda langit yang kini dikenal, Sedna, sebuah planet cebol yang ditemukan pada 2003.

Planet baru berukuran kecil itu boleh jadi dari Awan Oort, tempat
beradanya benda-benda terdiri dari es yang dipercaya para ilmuwan
sebagai tempat kelahiran banyak asteroid, atau kemungkinan terbentuk
"seperti Pluto, di sabuk reruntuhan es di sekitar Neptunus, dan
kemudian terpental sangat jauh setelah bertemu dengan gravitasi
Neptunus atau Uranus," kata peneliti Nathan Kaib, seperti dikutip DPA.

Planet kecil merupakan kategori yang luas atas berbagai benda langit
yang mengorbit di sekitar Matahari dan bukan termasuk planet penuh atau
komet.

Kategorinya termasuk dalam planet cebol, seperti Pluto, yang penurunannya sebagai planet penuh memicu kontroversi pada 2006.


Komet tanpa ekor

Planet baru tersebut tidak disebut sebagai planet cebol.

Sebaliknya, para ilmuwan menekankan kesamaannya dengan berbagai komet,
namun menyatakan benda itu tak memiliki ekor yang khas yang biasanya
dimiliki berbagai komet.

Para ilmuwan menemukan benda langit itu saat mereka mencari supernova.

"Jika anda dapat menemukan sesuatu yang meledak, anda juga bisa
mendapatkan berbagai hal yang bergerak," kata Lynne Jones, astronom
dari Universitas Washington, dalam pernyataan persnya.


forum google international
PROFITRELOAD BISNIS POPULER
http://profitreload.com/?id=oliv


Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.

0 comments:

300x250