Subscribe

Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Wednesday, July 16, 2008

Rupiah Cenderung Stabil di Tengah Sikap Hati-hati

perantara
google gold
google gold


Gender:MaleCapricornDog
Age : 25
Joined : 19 Jun 2007
Posts : 63

PostSubject: Rupiah Cenderung Stabil di Tengah Sikap Hati-hati   Today at 10:26Reply with quote Edit/Delete this post Delete this post

Rupiah Cenderung Stabil di Tengah Sikap Hati-hati

Jakarta
(ANTARA News) - Kurs rupiah di pasar spot antar bank Jakarta cenderung
stabil, menyusul sikap hati-hati para pelaku pasar dalam melakukan
transaksi, sehingga nilai transaksi merosot dibandingkan dengan
hari-hari sebelumnya.

"Sikap pelaku itu terutama disebabkan melemahnya harga minyak mentah
dunia hingga di kisaran 135 dolar AS per barel, yang berakibat
menguatnya dolar AS di pasar global," kata pengamat pasar uang Edwin
Sinaga di Jakarta, Kamis.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS naik dua poin tipis menjadi
Rp9.130/9.140 per dolar AS dibanding penutupan hari sebelumnya
Rp9.132/9.145.

Dikatakannya, peluang rupiah untuk menguat sebenarnya masih besar,
namun tertahan oleh turunnya harga minyak mentah dunia, meski pagi ini
kembali naik 40 sen menjadi lebih dari 135 dolar AS.

"Kami optimis rupiah akan kembali menguat mendekati angka Rp9.100 per
dolar AS, karena penurunan harga minyak mentah dunia hanya sementara,"
katanya.

Pendapat senada juga disampaikan Gubernur Bank Sentral Indonesia,
Boediono, yang menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berjalan di
arah yang benar, sehingga target ekonomi yang dicanangkan pemerintah
bisa tercapai.

Ekonomi Indonesia tidak terimbas oleh krisis kredit bermasalah sektor
perumahan di Amerika Serikat yang mengimbas ke berbagai negara Eropa,
katanya.

Rupiah, lanjut Edwin Sinaga, yang menguat itu menunjukkan kepercayaan
asing masih tetap tumbuh, sekalipun kenaikan harga bahan bakar minyak
oleh pemerintah menimbulkan dampak negatif di berbagai sektor.

Karena itu dalam waktu tidak lama rupiah akan bisa mencapai angka
Rp9.100 per dolar AS, bahkan mendekati level Rp9.000 per dolar AS,
karena aktifnya investor asing menempatkan dananya di obligasi
pemerintah, katanya.

Menurut dia, rupiah hanya tinggal menunggu waktu untuk bisa mencapai angka Rp9.100 per dolar AS.

Apabila ini terjadi akan mendorong investor asing meningkatkan
investasi di dalam negeri, seperti investor Australia dan kawasan Timur
Tengah.

Investor kawasan Timur Tengah, Qtel misalnya yang memiliki 49 persen
saham di Indosat melakukan mitra usaha dengan Rachmat Gobel dalam upaya
meningkatkan jumlah saham yang dimiliki.

Karena investor asing saat ini tidak boleh memiliki saham lebih dari 49
persen dengan bermitra pada Rachmat Gobel maka Qtel akan memiliki saham
di Indosat mencapai 51 persen, katanya.

Sementara itu dolar AS mencapai 105,06 yen dan euro terhadap dolar AS menjadi 1,5830 dari 1,5825


forum google international
PROFITRELOAD BISNIS POPULER
http://profitreload.com/?id=oliv


Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.

0 comments:

300x250